Olahraga untuk ibu hamil yang dianjurkan

Seorang ibu hamil seharusnya tidak selalu pasrah dengan keadaan, misalnya malas untuk bergerak. Justru seorang ibu hamil harus aktif dalam bergerak, contohnya berolahraga. Olahraga untuk ibu hamil sangat penting untuk kesehatan ibu dan anak. Selain itu juga untuk persiapan kelancaran saat proses persalinan. Olahraganyapun tidak boleh sembarangan, semua jenisnya harus sesuai dengan kondisi atau umur kandungan.

5 jenis olahraga yang dianjurkan untuk ibu hamil

Ada berbagai jenis olahraga yang dianjurkan untuk ibu hamil. Untuk memilihnyapun harus sesuai dengan situasi dan kondisi. Tidak hanya asal olahraga, tetapi memang ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan oleh seorang ibu hamil. Hal ini dilakukan untuk kebaikan ibu dan anak juga.

  1. Jalan santai

Olahraga untuk ibu hamil

Pada usia kandungan 7,8, dan 9 bulan dianjurkan untuk jalan kaki dengan santai dan tidak menggunakan alas kaki. Hal ini supaya kaki si ibu tidak mengalami pembengkakan saat usia akan melahirkan tiba. Kegiatan ini dapat dilakukan di pagi hari, dimana udara masih bersih, sejuk dan belum ada polusi udara yang dapat mengganggu pernafasan.

  1. Senam hamil

Olahraga untuk ibu hamil

Pada usia kehamilan 6,7, dan 8 bulan, senam hamil sangat dianjurkan. Tidak harus mengikuti acara senam ibu hamil, Anda juga bisa melakukannya sendiri dirumah. Caranya adalah dengan melihat video senam ibu hamil di smartphone. Selain itu, Anda juga bisa melakukan gerakan senam sendiri, misalnya: gerakan duduk, gerakan melatih otot dada, gerakan pemanasan dan terakhir gerakan pendinginan.

  1. Yoga

Olahraga untuk ibu hamil

Bagi ibu hamil usia kehamilan 6,7,8 dan 9 bulan  terkadang mereka merasa stress karena kehamilannya. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk melakukan yoga supaya melatih pernafasan dan menghilangkan stres. Caranya adalah duduk bersila dan salah satu kaki diletakan diatas kaki yang satunya. Telangkupkan tangan di depan dada dan lakukan selama 1 jam dalam sehari. Pastikan karpet yang anda gunakan aman dan juga nyaman digunakan, pilihlah jasa pasang karpet yang terbaik untuk aktifitas olahraga anda. Untuk kebaikan kandungan serta pola hidup sehat anda.

  1. Senam jongkok

Olahraga untuk ibu hamil

Gerakan senam jongkok bagi ibu hamil usia kandungan 7 atau 8 bulan sangat bermanfaat. Hal ini supaya melatih otot paha, dan otot panggul, sehingga dapat mempermudah Anda dalam proses persalinan nanti. Caranya adalah luruskan punggung, jatuhkan hingga ke posisi jongkok secara perlahan. Lakukan sedikitnya 10-15 detik kemudian berdiri lagi. Lakukan beberapa kali dalam sehari.

  1. Berenang

Olahraga untuk ibu hamil

Pada usia kehamilan 7,8, dan 9 bulan, sebaiknya ibu hamil berenang untuk melatih otot-otot dan menjaga kinerja jantung. Selain itu, untuk menjaga berat badan ideal bagi si ibu. Caranya adalah renang dengan posisi terlentang selama 15 menit. Setelah berenang, ibu hamil dianjurkan untuk meminum segelas air putih. Ibu hamil bisa berenang minimal 2 kali dalam seminggu.

Kesehatan ibu dan anak merupakan suatu yang sangat penting dan riskan. Oleh karena itu, ketika seorang sedang megandung maka harus dijaga benar-benar. Beberapa olahraga untuk ibu hamil perlu dilakukan demi kelancaran saat proses persalinan. Hal itu sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh para ibu hamil.

Reply