6 Manfaat Permainan Tradisional

Negara Indonesia terkenal dengan berbagai suku dan budayanya. Selain itu juga banyak terdapat permainan tradisional didalamnya. Permainan tradisional terdiri dari engklek, egrang, gobak sodor, bakiak, dan congklak. Itu semua hanyalah beberapa contoh dari sekian banyak permainan tradisional yang ada di Indonesia. Memainkan permainan tradisional sungguh mengasyikkan dan  terdapat beberapa manfaat permainan tradisional.

Jenis manfaat dari permainan tradisional

Permainan tradisional sering dimainkan oleh anak-anak. Mereka biasanya bermain dengan teman yang lain baik secara individu maupun bekelompok. Dengan bermain bersama, maka mereka akan merasa senang dan asik. Kebahagiaan yang mereka dapatkan akan berdampak pada tumbuh kembang anak. Berikut adalah beberapa manfaat yang diperoleh anak – anak saat bermain permainan tradisional.

manfaat permainan tradisional

  1. Memberdayakan kecerdasan sosial anak

Memilih teman bermain bukan perkara mudah bagi anak. Sebelum anak bermain suatu permainan tradisional, dia akan mengajak temannya untuk bermain bersama Apabila sejak dini, anak mulai melatih dirinya mengenali sifat dan pembawaan orang lain (temannya), dia akan belajar mengerti dan memahami orang lain. Ketrampilan yang dimilikipun akan terus dibawa hingga dewasa nanti.

  1. Membuat keputusan

Sebelum memainkan permainan tradisional, seorang anak harus bisa menentukan dengan siapa mereka akan bermain. Proses penentuan ini merupakan suatu masalah bagi anak karena mereka harus mengambil suatu keputusan. Dalam menentukan suatu keputusan pastinya ada pertimbangan spesifik. Keputusan yang benar akan berpengaruh pada perkembangan kepribadian anak. Oleh karena itu, James A. F. Stoner mengatakan bahwa keputusan adalah pemilihan di antara alternatif-alternatif.

  1. Melatih anak menciptakan  aturan

Setiap permainan pastinya terdapat aturan permainan. Melalui permainan tradisional, anak belajar membuat aturan. Aturannya harus bersifat komprehensif dan berprinsip adil dan merata. Anak dituntut untuk berpikir bagaimana menciptakan aturan yang adil dan merata. Untuk menentukannya diperlukan pertimbangan logis dan keterampilan mendalam. Hal ini ditujukan supaya suatu aturan tidak menimbulkan masalah dalam penerapannya.

  1. Mentaati peraturan

Suatu aturan seharusnya ditaati untuk sebuah permainan supaya tidak terjadi masalah. Namun dalam mentaati aturan dipelukan kecerdasan, apalagi aturan yang dibuat sendiri. Pada saat memainkan permainan tradisional, mau tidak mau harus ditaati. Kebesaran hati setiap anak merupakan suatu hal yang penting dalam mentaati peraturan yang telah disepakati bersama. Apalagi anak harus selalu aktif dalam kegiatan masjid, apabila jam digital masjid sudah menentukan jadwal ibadah harus tepat melaksanakan setiap kewajiban sebagai orang muslim. Hal ini harus tetap dilaksanakan dan di awasi oleh setiap orang tua demi masa depan anak.

  1. Siap kalah

Setiap kompetisi pastinya ada yang menang dan juga ada yang kalah. Akan tetapi tidak semua anak akan siap kalah. Tidak jarang jika dalam sebuah kompetisi ada yang kalah dan mereka merasa kecewa. Hal ini disebabkan karena kesiapan mental yang kurang. Oleh karena itu, mental siap kalah harus dipupuk sejak dini supaya tidak timbul kekecewaan saat mengikuti sebuah kompetisi bermain.

manfaat permainan tradisional

Meskipun hanya bermain, ternyata terdapat banyak manfaat permainan tradisional yang diperoleh anak-anak. Semua tergantung pada kesiapan anak dalam mengikuti permainan. Jika anak siap untuk bermain secara adil dan mau mengikuti aturan yang ada, maka mereka bisa memperoleh dampak yang positif bagi kepribadiannya. Dampaknya akan berlanjut pada usia dewasa nantinya.

Reply